Asia Selatan

Kawasan ini sering juga disebut sebagai kawasan Anak Asia (atau Anak Benua) karena letaknya yang berada di ujung selatan bagian tengah Asia yang dikelilingi oleh pegunungan-pegunungan tinggi seperti pegunungan Himalaya dan pegunungan Hindukush. Pegunungan-pegunungan inilah yang memberikan kesan ‘terkurung’ pada kawasan ini. Ada pula pendapat yang menyatakan karena kawasan ini mempunyai lempeng tektonik sendiri, yaitu Lempeng India, yang terpisah dari bagian Eurasia lain dan dulunya merupakan benua kecil sebelum bertumbukan dengan Lempeng Eurasia.

Disebut juga sebagai Asia Muka karena sistem perdagangan pada zaman dahulu. Saat jalur Sutera mulai dirasakan kurang aman oleh para pedagang ( membuat mereka harus melewati jalur laut untuk berdagang) dan belum adanya Terusan Suez di Mesir, para pelaut dan pedagang Eropa harus mengelilingi benua Afrika sebelum tiba di daratan Asia. Ketika mereka telah melewati Semenanjung Harapan di Afrika Selatan dan memasuki kawasan Samudera Hindia, daerah Asia yang pertama kali nampak dan berhadapan langsung dengan mereka adalah kawasan Asia Selatan. Kawasan Asia Selatan yang nampak lebih dulu daripada kawasan Asia lainnya, membuat kawasan ini seperti wajah (muka) Asia, sama seperti manusia yang melihat wajah saat pertama kali bertemu.

Puncak tertinggi di daerah yang berkode 034 di PBB ini adalah Gunung Everest (atau gunung Gauri Sangkar dalam bahasa lokal) di Nepal yang memiliki ketinggian 8800 meter dari permukaan laut. Gunung ini berada pada Pegunungan Himalaya, yang merupakan hasil penabrakan lempeng India dengan lempeng Eurasia. Kedua lempengan ini terus bertabrakan, mengakibatkan pegunungan Himalaya akan terus bertambah tinggi beberapa centimeter setiap dasawarsa. Dari kawasan ini pula, muncul tiga agama besar di dunia, yaitu Hindu dan Sikh yang berasal dari India dan Budha dari Nepal.

Terdapat dua sungai besar di Asia Selatan yang menopang kehidupan masyarakat Asia Selatan, yaitu Sungai Indus (yang melewati  Pakistan, India dan RRC) dan Sungai Gangga di India. Sungai Khandepar di negara bagian Goa dan Karnataka di India juga memiliki air terjun bernama Dudhsagar yang merupakan air terjun tertinggi di Asia (tertinggi ketiga-belas di dunia) dengan ketinggian 600 meter (1.969 kaki). Negara terbesar sekaligus Negara terluasnya adalah India (3.316.500) dan negara terkecilnya adalah Maladewa (luasnya hanya sekitar 298 kilometer persegi). Di kawasan Asia ini terdapat titik terbasah dunia, yaitu kelurahan Cherrapunji di distrik East Khasi Hills, Negara bagian Meghalaya, Bangladesh. Cherrapunji yang berada di ketinggian 1.300 meter dari permukaan laut ini memiliki curah hujan rata-rata 1.270 cm per tahun.

Bangunan yang terkenal di Asia Selatan adalah Taj Mahal di Agra, India. Ada pula menara batu terjangkung di dunia, Qutub Minar di New Delhi, India. Gurun yang berada di kawasan ini adalah gurun Thar di India dan Pakistan. Asia Selatan hanya memiliki pulau Ceylon (Sri Lanka), kepulauan Lakadewa (India) dan kepulauan Maladewa di perairannya. Batas-batas kawasan Asia Selatan adalah:

  • Utara                                    :           RRC, Tajikistan, Turkmenistan dan

Uzbekistan.

  • Timur                                   :           Myanmar dan Laut Andaman.
  • Selatan                                 :           Samudera Hindia.
  • Barat                                     :           Iran dan Laut Arab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s